Trip to Medan City #1

6

Selamat Pagi :)

Hai semuanyaa, pasti masih ingat dong tentag Om Tyo yang dikirim untuk mengikuti Uji Kompetensi di Kota Medan. Yap ! Kali ini om Tyo mau cerita nih mengenai perjalanan om Tyo kesana. Pasti pada penasaran banget yaa kan? Pastinya dong πŸ˜€ hehe. Tanpa perlu basa-basi lagi, simak yuk cerita dibawah ini !

Tepat pukul 6:00 pagi hari, saya berangkat dari rumah menuju ke Bandara SepingganΒ Balikpapan yang diantar oleh bapak saya, dan sampai disana sekitar pukul 6.30. Disana, saya menunggu guru-guru serta seorang siswa yang akan mengikuti Uji Kompetensi bersama saya di Kota Medan. Siswa tersebut adalah anak dari Jurusan Teknik Permesinan di sekolah saya, yaitu SMK N 1 Balikpapan. Pada perjalanan kali ini ada 5 orang yang akan berangkat terbang ke Medan, yaitu Pak Bernard sebagai koordinator, Pak Soebari selaku pembimbing anak jurusan mesin, Pak Aris yang selaku pembimbing saya, Mirajudin, serta yang tak ketinggalan yaitu om Tyo πŸ˜€ hehe

Setelah bertemu dengan mereka, lalu bersegeralah kami masuk melewati Gate B1 dan memasuki ruang tunggu. Dan di Gate B1 inilah, untuk pertama kalinya saya berpisah untuk sementara dengan beliau, sungguh sedih rasanya untuk berpisah dengan beliau. Namun, dengan restu dari beliau, dengan mantap, kaki sayaΒ  melangkahkan untuk meninggalkan kota tercinta ini.

Selanjutnya adalah pemeriksaan tas yang kami bawa, dan kali ini saya membawa 2 tas Back Pack. Pada pemeriksaan tas yang pertama, tas itu lolos melawati pemeriksaan yang menggunakan X-Ray, namun pada tas yang kedua, didapati didalamnya ada sebuah β€œtang” sehingga tas tersebut tidak boleh dibawa ke dalam pesawat dan harus dimasukkan ke dalam bagasi. Setelah kejadian itu, perasaan saya sungguh tidak enak sekali, soalnya Pak Bernard pernah bilang klo menaruh tas di bagasi itu sungguh tidak aman, apalagi tujuannya itu ke Medan, di Jakarta nanti kita harus transit atau pindah pesawat. Naaah, disinilah ketidakamanan itu, bisa saja tas tersebut pindah ke pesawat lain, bukan pesawat yang akan kita tumpangi berikutnya.

Sekitar pukul 8:10 pagi hari, pesawat yang akan berangkat ke Jakarta telah siap untuk terbang. Lalu bersegeralah kami memasuki pesawat tersebut. Saya bersama Pak Aris duduk di kursi no 20, dan yang lainnya duduk di kursi no 21. Penerbangan pun dimulai yang ditandai dengan pesawat yang mundur dan pramugari yang cantik πŸ˜€ yang sedang memberikan instruksi-instruksi. Saya duduk di kursi tengah, Pak Aris di kursi sebelah kanan dan orang yang duduk disebelah kiri saya, dia mulai berdoa disaat pesawat yang kami tumpangi ini naik ke atas awan, dan saya pun ikutan untuk berdoa juga J biar selamat sampai tujuan, hehe

Selanjutnya di dalam pesawat, Pak Aris malah bilang ke saya, bahwa OS yang digunakan nanti itu adalah Redhat, bukan Debian. Waaaah, tambah nda enak nih perasaan saya, soalnya saya lebih mendalami Debian dibandingkan Redhat. Setelah saya pikir-pikir, setelah sampainya saya disana, saya akan belajar lagi mengenai Redhat ini. Dan tak lama kemudian Pak Aris pun tertidur dengan nyenyaknya -__-β€œ ckck.

Dan akhirnya selama 2 jam mengudara di udara, pemandangan Kota Jakarta pun sudah mulai terlihat, banyak sekali rumah-rumah namun tak sedikitpun pepohonan yang terlihat dari dalam pesawat ini. Kemudian pesawat ini pun mendarat dengan mulus di Bandara Internasional Soekarno Hatta. Dan saya pun ingin bergegas turun dari pesawat, namun terjadi permasalahan pada saat pemasangan tangga pesawat pada bagian, sehingga seluruh penumpang harus turun melewati tangga bagian belakang. Dan akhirnya saya pun menginjak Kota Jakarta πŸ˜€ Setelah itu saya langsung checkin di foursquare *biar keren maksudnya* B-) hehe.

Kemudian kamu melanjutkan penerbangan kami ke kota tujuan, yakni Medan. Setelah itu kami masuk melalui Gate 4 dan disana kami harus menunggu cukup lama (baca:delay). Sekitar pukul 11:00 waktu setempat, kami masuk kedalam pesawat dan di dalam pesawat saya duduk di kursi no 7C, duduk ditengah lagi nih, hehe. Namun pesawat yang ini terlalu sempit tempat duduknya, ya namanya juga pesawat promo, wkwkwk. Tak apalah yang penting bisa ke Medan πŸ˜€ aye.

Pramugari-pramugari yang ada di dalam pesawat ini, saya akui memang lebih cantik daripada pramugari yang ada di pesawat sebelumnya #halah :p Dan setelah sempat ketiduran selama 2 jam didalam pesawat, tiba-tiba saya terbangun, seolah ada yang membangunkan dari dalam mimpi indah saya *padahal memang ada yang membangunkan* πŸ˜› haha. Pak Aris membangunkan saya, karena dari atas pesawat ini, saya dapat melihat bumi Sumatera, banyak sekali pepohonan yang masih hijau, dan gunung-gunung pun menjulang tinggi sampai keatas awan. Selang tak lama waktu berlalu, akhirnya pesawat yang kami tumpangi ini pun mendarat di Bandara Polonia Internasional Medan.

*masih pengen tahu kelanjutan ceritanya? Tunggu post yang selanjutnya yaa B-)Β 

Share.

About Author

Seorang Blogger asal Kota Balikpapan, yang juga hobi foto-foto, menulis, wisata kuliner dan juga suka ngoprek web dan aplikasi open source.

6 Comments

Leave A Reply

Β© 2015 Tyodongss - Blogger Balikpapan.