Media Trip Garuda Indonesia: Mengunjungi Garuda Indonesia Training Center

2

Selamat siang calon pramugari :)

Om tyo mau lanjut cerita nih, berlanjut dari cerita sebelumnya. Trip selanjutnya adalah mengintip kegiatan calon pramugari di Garuda Indonesia Training Center :3 wuiiihh. Setelah itu nanti kita akan melihat simulator pesawat yang 99% mirip dengan aslinya! :O Dan juga nanti kita berkunjung melihat pesawat yang pernah dinaiki oleh mantan Presiden pertama kita, Ir. Soekarno. Pasti seru! Yuk simak cerita dibawah ini, check it out!

Setelah selesai mengunjungi Aerofood ACS, kemudian kami melanjutkan perjalanan kami menuju Garuda Indonesia Training Center, tempatnya pilot dan pramugari berlatih :3 penasaran pengen liat pramugari-pramugari yang cantik-cantik :3

Sekitar pukul 12.00 WIB, kami berangkat dengan bus Aerotrans.

Persiapan berangkat menuju Garuda Training Center

Selfie XD

Makan on the road, makannya pake sarung tangan plastik :D

Dan sekitar pukul 12:31 WIB, kami terjebak dikemacetan Jakarta :|

Macet :|

Dan akhirnya sekita pukul 12:50 WIB, kami sampai di Garuda Training Center ^..^

Garuda Indonesia Training Center

Garuda Indonesia Training Center berlokasi di Jl. Raya Duri Kosambi No. 125 Jakarta Barat. Berdiri sejak tahun 1984 dan dibangun dengan luas tanah 6 Ha.

Tim Media sedang memasuki Gedung C

Di dalam gedung C, kami bertemu dengan Bapak Luis Parada selaku Senior Manager Learning and Innovation Garuda Indonesia. Di dalam gedung C ini, beliau memberikan informasi penting tentang Garuda Indonesia dan Garuda Indonesia Training Center.

Senior Manager Learning and Innovation Garuda Indonesia Luis Parada

Senior Manager Learning and Innovation Garuda Indonesia Luis Parada mengatakan, kalau bicara training, dalam airline, training menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan. Bisnis penerbangan menjadi sangat ketat, sehinggan membuatkan compliance yang tinggi terhadap infrastruktur. Pada bulan April lalu, Garuda Indonesia masuk k dalam aliansi Sky Team, berarti Garuda Indonesia harus meningkatkan standar seperti yang dianut oleh airline lain dalam aliansi Sky Team.

Bapak Luis Parada lanjut mengatakan, saat ini Garuda Indonesia mungkin menjadi airline domestik yang memiliki simulator yang begitu lengkap. Kami mencoba menyediakan semua simulator untuk pesawat kami, seperti Airbus 320, 737 NG, 737 classic, CRZ, dll, kecuali 747-400.

Bapak Luis Parada menjelaskan manfaat yang diperoleh dari memilki simulator yang inventasinya begitu tinggi ini. Pertama yaitu, efisiensi. Garuda Indonesia akan lebih menghemat dibandingkan mengirim training ke luar negeri. Kedua yaitu, efektivitas dari sisi operasional, jika mengirimkan orang keluar negeri untuk sekali training, maka akan rugi 3 hari, 1 hari untuk berangkat, 1 hari untuk training dan 1 hari untuk pulang, dan apabila memiliki simulator maka hanya rugi 1 hari untuk training. Ketiga, flexibel dalam mengatur jadwal. Dan yang keempat, Garuda Indonesia dapat mendesain silabus training yang diatas standar, misalnya training untuk pilot hanya 12 kali, disini kami tingkatkan menjadi 16 kali, agar pilot tersebut lebih siap untuk bekerja di lapangan.

Terdapat pelatihan untuk pilot dan pramugari, untuk pramugari dibagi 2, pelatihan untuk safety dan pelatihan untuk service. “Kalau safetynya bagus, tapi servicenya tidak bagus, maka penumpang/customer tidak ada terima” ungkap Luis Parada.

Setelah itu kami berangkat ke Gedung F, yang merupakan tempat awak kabin berlatih. Di gedung ini nih, kita bisa melihat pramugari-pramugarinya Garuda Indonesia :3 Check it out!

Gedung F, gedung training diklat pramugari

Bapak Mushar (kiri) dan Bapak John (kanan)

Pak Mushar dan Pak John yang akan menjadi tur guide kami di Gedung F ini.

Kegiatan pramugari di Gallery Trainer

Ini adalah ruangan untuk makeup

Salah satu Mockup pesawat yang dibuat menyerupai bentuk aslinya

Nah ini nih, bagian dalam Mockup pesawat tadi, ada supervisor pramugari yang sedang berlatih :)

Ini berada di dalam Mockup pesawat khusus haji pergi ke Jeddah

Nah ini, :’> ini para pramugari yang mau ujian di ruangan baju dan catwalk

Ruangan baju, rias dan catwalk

Mba Nindiah

Mba Cinta

Mba Nindiah dan Mba Cinta menjelaskan kepada kami, tentang perbedaan warna untuk pramugari Garuda Indonesia. Untuk baju yang warna biru, itu untuk supervisor, untuk yang warna ungu, itu untuk ke Timur Tengah, dan untuk yang warna tosca dan orange, itu untuk junior maupun senior pramugari.

Mba Nindiah sebagai trainer untuk kelas ini.

Pramugari itu harus cantik, ramah, rapih, anggun, pintar, terawat, tanggap, murah senyum, menarik, sopan, komunikatif, disiplin, modis, cekatan berwawasan, multitalenta, tulus, sabar, langsing, mandiri, dan percaya diri :| perfect bangeeet yaah.

Duh :3

Selanjutnya, kita akan menuju ke tempat untuk simulasi evakuasi.

Kolam renang dan pesawat untuk simulasi evakuasi

Naah ini adalah simulasi evakuasi.

Evacuation Slide

Simulasi pesawat jatuh

Diatas ada simulasi ketika pesawat jatuh ke laut, pesawat yang digunakan untuk simulasi ini (kanan) bisa bergerak beneran, seperti robot :O

Simulasi Evakuasi

Simulasi Evakuasi

Setelah selesai berkeliling di Gedung F, selanjutnya kita menuju tempat pesawat bersejarah, yang dulu pernah di gunakan oleh mantan presiden kita yang pertama, Ir. Soekarno.

Lockheed C-140 Jetstar adalah salah satu pesawat jet keprisedenan pertama untuk Indonesia

Keterangan tentang pesawat bersejarah ini

Setelah ini kita akan ke gedung utama untuk melihat dan mencoba simulator pesawat yang harganya 12 Juta USD :O mahalnyaaa yaa

Gedung Utama GITC

Flight Opration Training

Naah, di gedung ini nih, kita bisa melihat, memegang dan mencoba simulator pesawat yang 99% mirip dengan aslinya. Check it out!

Simulator Airbus 330

Simulator Boeing 737-800

Simulator Airbus 320

Simulator Boeing 737-400|300

Simulator CRJ

Dan sekarang kita cobain nih, masuk ke dalam simulator Airbus 320. Ini nih penampakannya.

 

Di dalam Simulator Airbus 320

Pilot Prasetyo (kiri) dan Kopilot Natha (kanan) B-)

Semua panel nya benar-benar berfungsi seperti aslinya. Bandara nya bisa setting, misal ingin berada di Bandara Sepinggan atau Bandara Soekarno Hatta. Selain itu, bisa juga disetting dari mana pesawat ditempatkan, misalnya diset berada di angkasa atau di landasan pacu. Untuk rintangan seperti hujan, halilintar juga bisa disetting. Goyangan ketika simulator ini dioperasikan pun terasa. Pokoknya mantep dah kalau punya mainan ini dirumah :))

Alhamdulillaah rangkaian perjalanan kami hari ini telah selesai, dan sekitar pukul 15:40 kami bersiap langsung ke Bandara Soekarno Hatta Cengkareng. Bersambung.

Datang dengan kata kunci:

Share.

About Author

Seorang Blogger asal Kota Balikpapan, yang juga hobi foto-foto, menulis, wisata kuliner dan juga suka ngoprek web dan aplikasi open source.

2 Comments

Leave A Reply