Export & Import Virtual Machine pada Hyper-V

0

Dalam dokumentasi kali ini, Om Tyo lagi nyobain untuk export dan import mesin virtual di Hyper-V yang sudah dicoba kemarin. Kasusnya seperti ini, default penyimpanan mesin virtual ada di drive C: namun spacenya ternyata sisa sedikit. Sehingga Om Tyo pingin pindah si mesin virtual ini ke drive D: yang memiliki space banyak banyak. Begitu…:D Okeh langsung sajah.

  1. Klik kanan pada mesin virtual yang ingin diexport, kemudian klik ExportExportvm
  2. Tentukan lokasi exportnya
    Exportvm1
  3. Proses exporting sedang berjalanExportvm2
  4. Setelah proses export selesai, kita coba hapus mesin virtual kita yang nanti nya kita akan coba importExportvm3
  5. Klik deleteExportvm4
  6. Proses delete sedang berlangsungExportvm5
  7. Sekarang kita coba setting si Hyper-V agar penyimpanan default nantinya di drive D:Exportvm6
  8. Kita setting penyimpanan default untuk menyimpan mesin virtualExportvm7
  9. Kita setting penyimpanan default untuk virtual diskExportvm8
  10. Sekarang kita coba import mesin virtual yang sudah kita export tadiExportvm9
  11. Klik Browse
    Exportvm10
  12. Setelah ketemu folder yang kita export tadi, klik ImportExportvm11
  13. Setelah proses import berhasil, klik StartExportvm12
  14. Taraaa, mesin virtualnya sudah siap digunakan seperti sebelumnya.Exportvm13

PT. SatNetCom Balikpapan, Balikpapan, 4 January 2016

Share.

About Author

Seorang Blogger asal Kota Balikpapan, yang juga hobi foto-foto, menulis, wisata kuliner dan juga suka ngoprek web dan aplikasi open source.

Leave A Reply

© 2017 Tyodongss - Blogger Balikpapan.